Selamat Datang

iBelajar Pertanian saya buat untuk membantu siapa saja yang ingin belajar pertanian dengan memanfaatkan dukungan teknologi informasi akses terbuka (open access), khususnya untuk mahasiswa Jurusan/Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana, dalam mempelajari matakuliah yang saya ampu. Mudah-mudahan ini dapat memberikan kontribusi terhadap program Rektor Undana untuk mewujudkan e-learning di lingkungan Universitas Nusa Cendana, meskipun sangat kecil dari seorang gurukecil.

Wednesday, February 12, 2014

Apa Itu dan Mengapa Teknologi Informasi?

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Teknologi informasi (information technology, IT) merupakan aplikasi sistem komputer dan telekomunikasi untuk menyimpan, menyalurkan, mengakses, dan mengolah data. Istilah teknologi informasi pada awalnya digunakan terutama di kalangan korporasi dan institusi pemerintah, tapi kini juga di kalangan institusi pendidikan. Di kalangan universitas, teknologi informasi dapat digunakan untuk untuk menunjang pelaksanaan tugas-tugas tridharma perguruan tinggi (pendididkan, penelitian, dan pengabdian) dan pelaksanaan tugas administrasi kependidikan. Penggunaan teknologi informasi mencakup penggunaan komputer, Internet, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya, terutama melalui pemaduan perangkat keras dan perangkat lunak untuk mencapai tujuan tertentu.

Penggunaan teknologi informasi pada awalnya sangat mahal. Tetapi seiring dengan perkembangan, kini tersedia berbagai layanan gratis, mulai dari layanan penyimpanan data, layanan antarmuka komunikasi antara penyedia dan pengguna, pengolahan data dalam jaringan (online), sampai ke perangkat aplikasi gratis (freeware) dan akses terbuka (open access). Semua ini memungkinkan teknologi informasi dapat digunakan dengan biaya yang tidak terlalu mahal. Yang diperlukan hanyalah sedikit kemampuan menggunakan komputer dan Internet, kemampuan berbahasa Inggris, serta sedikit biaya untuk membeli komputer dan berlangganan koneksi Internet. Dan di atas segalanya, tentu saja kemauan.

Lalu mengapa harus teknologi informasi? Di negeri ini terdapat banyak perguruan tinggi, banyak sekali bahkan. Dan di antara sekian banyak perguruan tinggi itu, baik negeri maupun swasta, banyak di antaranya yang tidak dilengkapi dengan sarana dan prasarana belajar dan mengajar yang memadai. Ambil saja sebagai contoh perpustakaan. Perpustakaan seharusnya adalah jantung sebuah perguruan tinggi, tetapi banyak perguruan tinggi yang mempunyai perpustakaan sekedar hanya sebuah gedung. Koleksi pustakanya sangat terbatas, bahkan cenderung usang. Kalau saja rektor perguruan tinggi yang bersangkutan cukup kreatif, mengapa tidak memanfaatkan teknologi informasi untuk mengakses pustaka gratis yang tersedia di Internet?